Situasi Kota Tangerang sempat mencekam pasca terjadinya bentrok antara ormas FBR (Forum Betawi Rempug) dengan PP (Pemuda Pancasila) yang menewaskan 1 anggota FBR sampai alamat kelaminnya dipotong, Rabu 27 Juni 2012. Sampai akhirnya motor yang ditempeli stiker PP dikeroyok dan dirusak hingga jatuh korban 2 orang.
Perusakan terhadap warung rokok yang ditempeli stiker PP juga dilakukan. POsko PP dirusak dan dibakar, sementara warung rokok tersebut dirusak dan dijarah.
Kini kondisi di Tangerang sudah mulai kondusif. Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widodo seperti dikutip detik.com mengatakan, sudah ada 150 personel yang berjaga di sejumlah titik di wilayah Ciledug dan wilayah perbatasan Tangerang lainnya. Selain itu, polisi juga sudah menghubungi sejumlah tokoh dan pimpinan FBR dan PP.
“Kita mencoba berkomunikasi dengan tokoh dan pimpinan ormas. Supaya nggak ada lagi gerakan,” jelasnya. Sampai saat ini masih belum jelas rentetan kejadiannya dan masih didalami oleh pihak kepolisian.






Recent Comments